|
 
DINAMIS. Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI-red) di peringati oleh seluruh komponen bangsa setiap tanggal 25 November setiap tahunnya secara nasional, peringatan ini dilaksanakan dengan berbagai macam cara oleh seluruh tenaga pendidik dan anak didik, adapun acara utamanya adalah upacara bendera khidmat secara serentak di masing-masing instansi. Adapun peringatan Hari Guru ini diperingati juga di setiap sekolah, begitu juga di MAN 2 Model Pekanbaru peringatan hari guru tersebut di hiasi dengan acara-acara dari murid kepada guru dalam rangka mewujudkan kecintaan mereka terhadap para guru, peringatan HUT PGRI ke 64 di lingkungan MAN 2 Model yang diawali dengan Upacara Bendera yang petugas upacara tersebut berasal dari para guru-guru Man 2, mulai dari Pembina upacara, pemimpin upacara, penggerek benderanya, komandan regunya serta petugas-petugas lainnya semuanya guru MAN 2 Model Pekanbaru. Seusai upacara, para murid memberikan persembahan kepada para gurunya yang diawali dengan penyerahan piala/trophy dan piala juara umum yang mereka peroleh bebrapa waktu yang lalu di tingkat SMA/MA se-Provinsi Riau kepada kepala kepala madrasah “Muliardi” yang di sambut suka cita oleh pihak sekolah, selanjutnya para guru dan pegawai menerima ucapan selamat hari guru dari seluruh siswa yang bertempat di lapangan upacara MAN 2 Model tersebut, berbagai cara yang dilakukan oleh siswa dalam memberikan ucapan selamat ini, setelah mereka bersalaman dengan semua guru, mereka mengantarkan ucapan selamat yang berbunyi “Happy Teacher’s Day” dan cendera mata keseluruh meja para guru dan karyawan yang membuat trenyuh hati para “pahlawan Tanpa Tanda Jasa” yang ada dilingkungan MAN2 tersebut. Setelah penyerahan piala oleh ketua OSIS kepada sekolah, para siswa melanjutkan dengan penampilan berbagai kreasi, diantaranya pelepasan balon HUT Guru yang telah disiapkan oleh para siswa yang dilepaskan lngsung oleh kepala madrasah yang di wakili oleh Waka Bidang Kurikulum “Zulkifli M.Pd” yang diiringi tepuk tangan gembira oleh seluruh yang hadir,selanjutnya penampilan teaterikal para siswa yang menggambarkan beratnya tugas para guru dalam mencerdaskan bangsa dan penampilan-penampilan kesenian lainnya yang menyentuh perasaan para guru.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
MAN 2 MODEL PEKANBARU KEMBALI REBUT JUARA UMUM MAFIKIBB 2009 |
|
Pekanbaru. pada tanggal 27-30 Oktober 2009 kembali di taja oleh Departemen Agama Kantor Wilayah Provinsi Riau lomba mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, Biologi dan Bahasa Inggris (MAFIKIBB) yang diikuti oleh Madrasah Aliyah se-Provinsi Riau. MAN 2 Model Pekanbaru menurunkan 5 orang siswa terbaiknya yaitu Susi Asmiati (Matematika), Wahyudi Munthe (Fisika), Farahinka Ardian Simbolon (B. Inggris),Nelti Rizka (Kimia), dan Zulhendra (Biologi). Lima orang siswa-siswi terbaik MAN 2 Model Pekanbaru, dalam Lomba yang di selenggarakan di Universitas Riau tersebut, berhasil semuanya masuk final dan merebut piala. Susi Asmiati merebut juara I Matematika, Wahyudi Munthe merebut juara I Fisika, Farahinka Ardian Simbolon merebut juara I Bahasa Inggris, Nelti Rizka merebut juara II Kimia, dan Zulhendra merebut juara harapan 2 Biologi.(ZH)
|
|
|
MAN2 MODEL JUARA 3 OLIMPIADE FISIKA SE-RIAU |
|
 DINAMIS.Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Pekanbaru pada tanggal 12 s/d 16 Oktober yang lalu mengikuti Olympiade Fisika tingkat SMA/MA Se-Provinsi yang di ikuti oleh SMU/MA yang ada di Kabupaten/Kota di Riau, adapun olympiade fisika ini di taja oleh FMIPA Universitas Riau yang di ikuti lebih dari 30 SMU/MA. Pada olimpiade fisika kali ini MAN 2 Model Pekanbaru mendapat juara III dan berhasil memperoleh medali perunggu yang dikalahkan oleh SMUN Plus Pekanbaru sebagai Juara I yang berhasil memperoleh medali Emas dan SMUN 8 Pekanbaru sebagai juara II dengan perolehan medali perak, adapun ketiga juara tersebut (SMUN Plus, SMUN 8 dan MAN 2 Model-red) merupakan sekolah dan madrasah yang tergabung dalam Forum Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (FRSBI-red) Se-Provinsi Riau. Kemenangan kita pada olimpiade kali ini sebagai juara III, menurut kami sudah merupakan prestasi terbaik walaupun belum memuaskan, menurut informasi dari pembimbing anak “ Sugiono S.Pd” yang mendampingi anak selama mengikuti olimpiade tersebut, kita dari MAN 2 Model memang taat aturan,sebagai contoh; kita mengutus anak-anak peserta lomba adalah Kelas XI ( Klas 2-red ) sesuai dengan permintaan, namun utusan sekolah lain adalah anak kelas XII ( Kelas 3-red ) yang otomatis lebih mahir dari anak kelas XI, namun prestasi hari ini menjadi perhatian khusus bagi kita agar lebih menggiatkan bimbingan-bimbingan terhadap club-club mata pelajaran yang telah kita dirikan, kedepan para pembimbing club mata pelajaran agar mempersiapkan lebih fit sebelum anak-anak kita mengikuti lomba, papar Kepala MAN 2 Model “ Drs.Muliardi M.Pd” kepada DINAMIS di ruang kerjanya (19/10) seusai upacara Senen. Menambah ulasan kepala sekolah diatas, guru pembimbing olimpiade fisika MAN 2 Model Pekanbaru “ Sugiono S.Pd ” kepada DINAMIS menyampaikan, prestasi anak-anak kita sudah cukup bagus, namun ada beberapa hal yang luput dari perhatian kita, antaranya peserta rupanya diperbolehkan dari kelas XII sementara kita hanya mengutus siswa kelas XI yang ketangkasannya perlu banyak dilatih lagi, kita juga tidak kecewa karena lawan kita di final juga merupakan sekolah-sekolah Vavorit di Riau seperti SMUN Plus dan SMUN 8 itu merupakan sekolah unggulan di Riau, secara penilaian, nilai kita dengan nilai mereka tidak jauh beda, hanya beda 5 poin, yang jelas pada saat ini MAN 2 merupakan Madrasah yang sudah menjadi perhitungan bagi sekolah-sekolah vavorit di Riau, kita berharap ke depan siswa MAN 2 Model Pekanbaru akan bisa memberikan prestasi yang lebih baik kepada madrasah dalam segala bidang dan juga bisa mengharumkan nama Departemen Agama, tambah Sugiono.(Zakir)
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|